Meski Situasi Pandemi Covid19 Family Gathering MKKS SMP Izin Kadis Pendidikan Asahan
ASAHAN, Tribunriau. Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kabupaten Asahan menggelar Family Gathering di ...
https://www.kontinunews.com/2020/09/meski-situasi-pandemi-covid19-family.html
ASAHAN, Tribunriau. Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kabupaten Asahan menggelar Family Gathering di Hotel Patra Comvort Danau Toba, menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat dimasa Pandemi Covid19.
Menurut Informasi yang didapat, diduga keberangkatan MKKS SMP se Kabupaten Asahan bersama keluarganya masing masing dari hari Kamis (24/09/2020) dan kembali pada Jum'at (25/09/2020).
"Kita sudah mendapat izin dari Kadis Pendidikan (Kadisdik) Kab.Asahan dan memang seluruh Kepala sekolah (Kepsek) tingkat SMP ikut kegiatan Family Gathering yang dilaksanakan satu hari saja di danau toba", ujar oknum kepsek yang ikut family gathering, namun tak mau disebut namanya ketika dikonfirmasi wartawan via seluler.
Sementara Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dikjar Kabupaten Asahan, Mursaid, S.Pd ketika dikonfirmasi Wartawan via WhatsApp (WA), Senin (28/09/2020) menyampaikan, bahwa family gathering bagian dari rapat koordinasi MKKS dalam membahas program sekolah pendidikan dimasa Pandemi Covid19.
"Terimakasih. Sudah banyak yang konfirmasi tentang ini. Kami jelaskan bahwa family ghatering adalah bagian dari rapat koordinasi MKKS. intinya Kasek melaksanakan rapat membahas tentang program kerja MKKS dan program sekolah di masa Pandemi", ujar Mursaid.
Masih kata Mursaid, kegiatan family gathering yang digelar di danau toba ikut juga darma wanita persatuan.
"Famili ghatering ikut serta Darma Wanita Persatuan. MKKS waktunya pun hanya setengah hari", terang Mursaid.
Selanjutnya Pemerhati Pendidikan Kab.Asahan, Nova sangat menyayangkan kegiatan family gathering yang diikuti oleh seluruh MKKS SMP se Kabupaten Asahan beserta keluarga pada saat masa pandemi Covid-19.
"Kegiatan ini bukan hanya untuk mencari penyegaran semata, tapi, lebih kepada kesan moril yang dilakukan oleh mereka. Ini bukan cuman sekadar berbicara tentang aturan tentang COVID-19, seharusnya mereka saat ini mengerti dan memahami jika masyarakat di seluruh penjuru tanah air lagi di ambang dilematis dengan kondisi saat ini", ujar Nova.
Nova juga mempertanyakan terkait alasan kepala dinas Pendidikan Asahan yang memberikan izin untuk kegiatan tersebut. Semua Siswa saja belajar dirumah atau daring seperti aturan Kementrian Pendidikan dan Menteri Dalam Negeri.
"Dalam hal ini, apakah sang kepala Dinas Pendidikan Asahan itu tidak mengetahui atau pura-pura tidak tahu terkait kondisi saat ini. Ini sudah melangkahi aturan Kementrian Pendidikan. Seharusnya Kepala Dinas Pendidikan Asahan memahami situasi, kondisi dan aturan saat ini, bukan malah mengabaikannya", ungkap Nova dengan nada kesal. (tec)
Menurut Informasi yang didapat, diduga keberangkatan MKKS SMP se Kabupaten Asahan bersama keluarganya masing masing dari hari Kamis (24/09/2020) dan kembali pada Jum'at (25/09/2020).
"Kita sudah mendapat izin dari Kadis Pendidikan (Kadisdik) Kab.Asahan dan memang seluruh Kepala sekolah (Kepsek) tingkat SMP ikut kegiatan Family Gathering yang dilaksanakan satu hari saja di danau toba", ujar oknum kepsek yang ikut family gathering, namun tak mau disebut namanya ketika dikonfirmasi wartawan via seluler.
Sementara Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dikjar Kabupaten Asahan, Mursaid, S.Pd ketika dikonfirmasi Wartawan via WhatsApp (WA), Senin (28/09/2020) menyampaikan, bahwa family gathering bagian dari rapat koordinasi MKKS dalam membahas program sekolah pendidikan dimasa Pandemi Covid19.
"Terimakasih. Sudah banyak yang konfirmasi tentang ini. Kami jelaskan bahwa family ghatering adalah bagian dari rapat koordinasi MKKS. intinya Kasek melaksanakan rapat membahas tentang program kerja MKKS dan program sekolah di masa Pandemi", ujar Mursaid.
Masih kata Mursaid, kegiatan family gathering yang digelar di danau toba ikut juga darma wanita persatuan.
"Famili ghatering ikut serta Darma Wanita Persatuan. MKKS waktunya pun hanya setengah hari", terang Mursaid.
Selanjutnya Pemerhati Pendidikan Kab.Asahan, Nova sangat menyayangkan kegiatan family gathering yang diikuti oleh seluruh MKKS SMP se Kabupaten Asahan beserta keluarga pada saat masa pandemi Covid-19.
"Kegiatan ini bukan hanya untuk mencari penyegaran semata, tapi, lebih kepada kesan moril yang dilakukan oleh mereka. Ini bukan cuman sekadar berbicara tentang aturan tentang COVID-19, seharusnya mereka saat ini mengerti dan memahami jika masyarakat di seluruh penjuru tanah air lagi di ambang dilematis dengan kondisi saat ini", ujar Nova.
Nova juga mempertanyakan terkait alasan kepala dinas Pendidikan Asahan yang memberikan izin untuk kegiatan tersebut. Semua Siswa saja belajar dirumah atau daring seperti aturan Kementrian Pendidikan dan Menteri Dalam Negeri.
"Dalam hal ini, apakah sang kepala Dinas Pendidikan Asahan itu tidak mengetahui atau pura-pura tidak tahu terkait kondisi saat ini. Ini sudah melangkahi aturan Kementrian Pendidikan. Seharusnya Kepala Dinas Pendidikan Asahan memahami situasi, kondisi dan aturan saat ini, bukan malah mengabaikannya", ungkap Nova dengan nada kesal. (tec)
